"Kesuksesan Lokakarya Pendidikan Guru Penggerak untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan"

dok.tim
Lokakarya 2 Pendidikan Guru Penggerak, Perkuat Kualitas Pendidikan

Purwakarta_TimPengembang, 14 Oktober 2023 - SMPN 1 Purwakarta menjadi tuan rumah untuk Lokakarya 2 Pendidikan Guru Penggerak (CGP) yang dihadiri oleh 111 peserta CGP dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), hingga Pendidikan Pra Sekolah (PP). Kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan peran guru dalam proses pembelajaran.

Kegiatan ini dibuka oleh Ibu Sadiyah, M.Pd, yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan. Dalam sambutannya, Ibu Sadiyah mengatakan bahwa para CGP merupakan salah satu yang terpilih dari ribuan peserta, dan mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan. Ibu Sadiyah juga menekankan pentingnya perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan, khususnya bagi pengajar praktik yang mendampingi para CGP. Selain itu, Ibu Sadiyah juga mengingatkan para peserta untuk memperhatikan rapor pendidikan.

Sambutan selanjutnya datang dari Kasi PTK SMP, H. Asep Rahmatudin, M.Ag. Beliau menyampaikan materi utama dalam lokakarya ini, yaitu mengenai keyakinan kelas dan segitiga restitusi. Hal ini dianggap penting karena guru harus menguasai konsep ini untuk memastikan bahwa murid terlindungi dan terlayani dengan baik. Dengan pemahaman yang baik mengenai konsep ini, diharapkan tidak akan ada lagi miskomunikasi antara sekolah, guru, dan orang tua, sehingga layanan pendidikan semakin berkualitas.

dok.tim

Ibu Yuli Rianawati, M.Pd, yang mewakili Badan Besar Guru Penggerak (BBGP), memberikan sambutan berikutnya. Beliau mengajak para CGP untuk lebih mengenal diri sendiri dan mencoba keluar dari diri sendiri untuk memahami bagaimana mengelola kelas dan memberikan solusi yang efektif dalam proses pembelajaran. Ibu Yuli juga menekankan pentingnya menjaga mode guru dan mengkondisikan ritme pembelajaran sesuai dengan kebutuhan PGP. Selain itu, beliau juga mengingatkan para guru untuk menciptakan suasana kelas yang berkesan.

dok.tim
Kegiatan ini ditutup dengan sambutan dari Kabid GTK, Dodi Winandi, MM.Pd, yang menekankan pentingnya pembelajaran yang humanis. Selain itu, Kasi PTK SD, Rusyana, M.Pd, mengingatkan para peserta untuk mengikuti Apresiasi Guru Merdeka. Proses PGP diharapkan menjadi tahap pendewasaan diri, bukan untuk meningkatkan ego, dan setelah PGP, orientasi sebaiknya tidak hanya pada jabatan. Guru diharapkan dapat seperti dokter yang bisa mendiagnosis masalah dan memberikan solusi yang tepat, serta mengajar berdasarkan kebutuhan siswa.

Lokakarya ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan peran guru dalam proses pembelajaran, serta memotivasi para guru untuk menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan. (Red. Ep)


No comments

Powered by Blogger.