Pengimbasan Pemulihan Pembelajaran: Langkah Nyata Purwakarta Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Local photo 2024 by Eep, momen pembukaan


Purwakarta, 9 Oktober 2024 – Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta menyelenggarakan kegiatan Pengimbasan Pemulihan Pembelajaran di Balai Diklat Bale Tritangtu Purnayuda, Sadang, dengan fokus utama meningkatkan kompetensi guru dalam bidang literasi dan numerasi. Kegiatan ini diikuti oleh 21 sekolah, terdiri dari 12 sekolah negeri dan 9 sekolah swasta. Para peserta berasal dari sekolah-sekolah yang masuk dalam kategori 1 dan 2 berdasarkan indikator literasi dan numerasi pada rapor pendidikan tahun 2022 dan 2023.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Ervin Aulia Rahman, M.Si., mengapresiasi komitmen peserta dalam mendukung transformasi pendidikan. "Kehadiran bapak dan ibu dalam kegiatan ini merupakan bukti nyata dari komitmen untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Purwakarta, terutama dalam menghadapi tantangan literasi dan numerasi yang masih berada di papan bawah," ujarnya.

Ervin juga menegaskan bahwa literasi dan numerasi adalah kemampuan dasar yang harus dikuasai oleh setiap siswa. "Kemampuan literasi dan numerasi bukan hanya penting untuk keberhasilan akademik, tetapi juga merupakan fondasi bagi siswa dalam menghadapi kehidupan sehari-hari. Inilah yang menjadi fokus utama kita dalam pemulihan pembelajaran," jelasnya.


Kegiatan ini menghadirkan narasumber, yaitu H. Suparna, M.Pd., M. Nursodik, M.Pd., Dewi Nurmayasari, S.Pd., dan Eep Saepul Hayat, M.Pd., yang memberikan materi dan strategi efektif untuk memperkuat pembelajaran berbasis literasi dan numerasi di sekolah. Kegiatan ini juga menjadi ajang diskusi dan berbagi pengalaman di antara para peserta, guna mencari solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah masing-masing.

Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta berharap melalui pengimbasan ini, kompetensi guru dalam mengajar literasi dan numerasi akan semakin meningkat, serta minat dan kemampuan siswa dalam kedua bidang ini dapat terus berkembang. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik dan mampu beradaptasi dengan tantangan global.

Kegiatan diakhiri dengan Refleksi dan Penyusunan rencana tindaklanjut (RTL) oleh Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Dede Supendi yang sekaligus menutup kegiatan  disertai harapan bahwa hasil dari pelatihan ini dapat diimplementasikan dengan baik di setiap sekolah yang hadir.

Kontributor/Ep

No comments

Powered by Blogger.